Active Harmonic Filter
Active Harmonic Filter (AHF) adalah perangkat elektronik daya yang digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan harmonisa pada sistem kelistrikan. AHF berfungsi untuk meningkatkan kualitas daya, melindungi peralatan, dan mencegah rugi-rugi energi akibat distorsi harmonik.
Pengertian, Penyebab, dan Dampak Harmonisa
Harmonisa adalah komponen gelombang sinus dengan frekuensi kelipatan bilangan bulat dari frekuensi fundamental (50 Hz di Indonesia). Harmonisa dihasilkan oleh beban-beban non-linear, yaitu beban yang menarik arus listrik tidak proporsional dengan tegangan yang diberikan. Contoh beban non-linear yang umum di sistem kelistrikan modern adalah Variable Frequency Drive (VFD), rectifier, komputer, lampu LED, dan peralatan elektronik daya lainnya.
Keberadaan harmonisa dalam sistem tenaga listrik menimbulkan berbagai dampak negatif. Dampak-dampak ini antara lain: pemanasan berlebih pada transformator, kabel netral, dan motor listrik yang dapat memperpendek umur peralatan; gangguan pada alat ukur dan proteksi yang menyebabkan operasi palsu (nuisance tripping); serta rugi-rugi daya (losses) yang mengurangi efisiensi sistem. Pada tingkat yang parah, harmonisa dapat menyebabkan resonansi yang berpotensi merusak komponen kapasitor bank untuk koreksi faktor daya.
Prinsip Kerja dan Penerapan Active Harmonic Filter
Active Harmonic Filter (AHF) bekerja berdasarkan prinsip kompensasi aktif. Perangkat ini menggunakan rangkaian inverter (IGBT) yang dikendalikan oleh prosesor sinyal digital (DSP) untuk mendeteksi harmonisa secara real-time. AHF menyuntikkan arus kompensasi yang sama besar namun berlawanan fasa dengan arus harmonisa yang dihasilkan oleh beban non-linear. Hasilnya, arus harmonisa dinetralisir di titik pemasangan, sehingga arus sumber menjadi sinusoidal bersih mendekati gelombang fundamental.
AHF biasanya dipasang secara paralel (shunt) dengan beban non-linear pada sistem distribusi tegangan rendah (400V atau 690V). Penerapannya sangat krusial di industri, pusat data, gedung perkantoran, dan fasilitas komersial yang padat beban elektronik. Keunggulan AHF dibanding filter pasif (LC) adalah kemampuannya menyaring berbagai orde harmonisa secara bersamaan, respons yang cepat, dan tidak menimbulkan risiko resonansi. Dengan memasang AHF, kualitas daya (Power Quality) sistem dapat ditingkatkan secara signifikan, memenuhi standar seperti IEEE 519 atau IEC 61000, serta mengamankan investasi pada peralatan produksi yang sensitif.
15 Kamus Lainnya
Automatic Voltage Regulator (AVR)
Automatic Voltage Regulator (AVR) adalah perangkat atau sistem yang secara otomatis menjaga tegangan listrik pada nilai yang stabil dan konstan.…
Baca Detail »Black Start Capability
Black Start Capability adalah kemampuan pembangkit listrik untuk memulai operasi dan menghasilkan daya listrik tanpa bergantung pada sumber listrik eksternal…
Baca Detail »Bus Differential Protection
Bus Differential Protection adalah skema proteksi utama yang melindungi busbar di gardu induk dan pembangkit listrik. Ia bekerja dengan membandingkan…
Baca Detail »Distance Protection Relay
Distance Protection Relay adalah relai proteksi yang bekerja berdasarkan impedansi saluran untuk mendeteksi dan mengisolasi gangguan di sistem tenaga listrik.…
Baca Detail »Generator Step Up Transformer (GSU)
Generator Step Up Transformer (GSU) adalah transformator daya berkapasitas besar yang berfungsi menaikkan tegangan listrik keluaran generator pembangkit (misalnya 15…
Baca Detail »Governor Control System
Governor Control System adalah sistem kendali otomatis yang mengatur kecepatan putar dan daya keluaran turbin pada pembangkit listrik untuk menjaga…
Baca Detail »Heat Rate Performance
Heat Rate adalah parameter efisiensi termal pembangkit listrik yang mengukur konsumsi energi panas (bahan bakar) untuk menghasilkan satu unit energi…
Baca Detail »Isolated Phase Busduct (IPB)
Isolated Phase Busduct (IPB) adalah sistem konduktor berinsulasi gas yang dirancang untuk menyalurkan arus listrik sangat besar dari generator ke…
Baca Detail »Non Spinning Reserve
Non-Spinning Reserve adalah kapasitas pembangkit listrik yang dapat disiapkan dan disinkronkan ke sistem dengan cepat (biasanya dalam 10-30 menit) untuk…
Baca Detail »Power Factor Correction
Power Factor Correction (PFC) atau Koreksi Faktor Daya adalah teknik untuk meningkatkan faktor daya (cos φ) dengan mengurangi daya reaktif…
Baca Detail »Reactive Power Compensation
Reactive Power Compensation adalah teknik untuk mengatur daya reaktif (VAR) dalam sistem kelistrikan guna meningkatkan stabilitas tegangan, efisiensi transmisi, dan…
Baca Detail »Spinning Reserve Margin
Spinning Reserve Margin adalah kapasitas pembangkit listrik yang tersinkronisasi dengan sistem dan siap langsung digunakan untuk menanggapi fluktuasi beban atau…
Baca Detail »Station Service Transformer (SST)
Station Service Transformer (SST) adalah trafo daya khusus yang menyediakan daya listrik untuk peralatan bantu (auxiliary) di dalam pembangkit listrik…
Baca Detail »Unit Auxiliary Transformer (UAT)
Unit Auxiliary Transformer (UAT) adalah trafo khusus yang menyediakan daya listrik untuk peralatan bantu (auxiliary) di dalam pembangkit listrik atau…
Baca Detail »PLTU
PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) mengubah energi kimia bahan bakar (batu bara, gas, minyak) menjadi listrik melalui siklus Rankine. Bahan…
Baca Detail »Layanan SIUJPTL.co.id
IUJPTL Seluruh Indonesia
12 Pembangkit Utama Indonesia
PLTU Paiton
- Probolinggo & Situbondo, Jawa Timur
- 4608 MW
- PT PLN Nusantara Power, PT Paiton Energy, PT Jawa…
- Beroperasi
PLTU Batang
- Ujungnegoro, Kab. Batang, Jawa Tengah
- 2000 MW
- PT Bhimasena Power Indonesia
- Beroperasi
PLTU Jawa 7
- Kab. Serang, Banten
- 2100 MW
- PT SGPJB (Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali)
- Beroperasi
PLTU Cirebon 1 (Jawa-1)
- Desa Kanci, Kab. Cirebon, Jawa Barat
- 660 MW
- PT Cirebon Electric Power
- Beroperasi
PLTU Sumsel-8 (Tanjung Lalang)
- Desa Tanjung Lalang, Muara Enim, Sumatera Selatan
- 1320 MW
- PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP)
- Beroperasi
Artikel Terbaru
Investasi PLTS Atap Perusahaan: Bagaimana memulainya?
Optimalkan investasi PLTS atap perusahaan untuk efisiensi biaya energi. Pahami regulasi terbaru & m…
15 Mar 2026
Baca artikel »
Mekanisme Power Purchase Agreement Indonesia & Aturan PJBL Terbaru
Panduan lengkap mekanisme Power Purchase Agreement (PPA) atau PJBL di Indonesia. Pelajari tahapan k…
15 Mar 2026
Baca artikel »
Skema Bisnis IPP Pembangkit Listrik: Panduan Investasi dan Regulasi
Pelajari skema bisnis IPP pembangkit listrik di Indonesia. Analisis peluang RUPTL, struktur PPA, mo…
15 Mar 2026
Baca artikel »
Panduan Studi Kelayakan Proyek Pembangkit Listrik dan Izin 2026
Pelajari regulasi studi kelayakan proyek pembangkit listrik terbaru 2025. Pastikan kepatuhan IUJPTL…
15 Mar 2026
Baca artikel »
Syarat CV dan Legalitas Usaha Jasa Listrik Lengkap 2025
Pahami syarat CV untuk jasa penunjang tenaga listrik dan pengurusan IUJPTL terbaru. Pastikan legali…
31 Dec 2025
Baca artikel »
Persyaratan Membuat PT untuk Usaha Jasa Ketenagalistrikan
Pahami persyaratan membuat PT jasa ketenagalistrikan terbaru 2025. Panduan IUJPTL, NIB, dan regulas…
30 Dec 2025
Baca artikel »