Sectionalizer

Sectionalizer adalah perangkat proteksi otomatis pada jaringan distribusi tenaga listrik yang berfungsi untuk mengisolasi bagian jaringan yang mengalami gangguan sementara, memungkinkan pemulihan pasokan listrik ke area lain tanpa gangguan.

Pengertian dan Prinsip Kerja

Sectionalizer adalah perangkat switching otomatis yang dipasang pada jaringan distribusi listrik, biasanya di tiang penyangga saluran udara (SUTM). Perangkat ini tidak memiliki kemampuan untuk memutus arus gangguan (seperti pemutus daya/recloser), melainkan berfungsi sebagai 'saklar pintar' yang bekerja berdasarkan hitungan (count) dari perangkat proteksi utama di hulunya, seperti recloser atau fuse cutout.

Prinsip kerjanya adalah dengan memantau arus yang mengalir melaluinya. Ketika terjadi gangguan, recloser di hulu akan membuka (trip) dan menutup kembali (reclose) secara otomatis dalam beberapa siklus. Sectionalizer akan menghitung jumlah operasi trip dari recloser tersebut. Jika gangguan bersifat sementara dan hilang setelah beberapa siklus reclose, sectionalizer akan mereset hitungannya. Namun, jika gangguan bersifat permanen dan recloser akhirnya membuka secara permanen (lockout), sectionalizer yang terletak di segmen jaringan yang terganggu akan membuka setelah hitungan tertentu tercapai, sehingga mengisolasi bagian jaringan yang rusak.

Dengan membuka pada kondisi beban nol (setelah recloser lockout), sectionalizer memisahkan bagian jaringan yang terganggu dari bagian yang sehat. Hal ini memungkinkan recloser di hulu untuk menutup kembali dan mengalirkan listrik ke pelanggan di bagian hulu yang sehat, sementara bagian jaringan di hilir yang terganggu tetap terisolasi menunggu perbaikan oleh kru lapangan.

Manfaat dan Penerapan dalam Sistem Distribusi PLN

Penerapan sectionalizer memberikan manfaat besar bagi keandalan (reliability) sistem distribusi, terutama di Indonesia dengan jaringan yang luas dan rentan terhadap gangguan seperti pohon tumbang, sambaran petir, atau hewan. Manfaat utamanya adalah meningkatkan indeks SAIDI (System Average Interruption Duration Index) dan SAIFI (System Average Interruption Frequency Index) dengan membatasi luas wilayah yang padam akibat satu titik gangguan. Hanya pelanggan di segmen yang terganggu saja yang mengalami pemadaman, sementara pelanggan di segmen sehat dapat segera dialiri listrik kembali.

Sectionalizer biasanya dipasang pada cabang (feeder) utama atau pada percabangan penting dari jaringan distribusi 20 kV. Penempatannya dirancang secara strategis untuk memaksimalkan jumlah pelanggan yang dapat diselamatkan dari pemadaman berkelanjutan. Perangkat ini bekerja sinergis dengan Recloser sebagai perangkat proteksi utama dan dengan PMT (Pemutus Tenaga) di Gardu Induk.

Dari sisi operasi, penggunaan sectionalizer mempercepat proses restorasi karena sistem dapat memisahkan gangguan secara otomatis tanpa menunggu kedatangan kru. Ini mengurangi waktu pencarian (troubleshooting) gangguan dan memungkinkan tim perbaikan fokus langsung pada lokasi yang telah terisolasi. Dengan demikian, investasi pada sectionalizer berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas layanan listrik kepada pelanggan.

Dalam perkembangan sistem kelistrikan modern, fungsi sectionalizer semakin terintegrasi dengan perangkat otomasi lainnya dalam konsep Smart Grid, memungkinkan pengendalian dan pemantauan dari jarak jauh untuk menciptakan sistem distribusi yang lebih tangguh dan efisien.

15 Kamus Lainnya

Automatic Voltage Regulator (AVR)

Automatic Voltage Regulator (AVR) adalah perangkat atau sistem yang secara otomatis menjaga tegangan listrik pada nilai yang stabil dan konstan.…

Baca Detail »

Black Start Capability

Black Start Capability adalah kemampuan pembangkit listrik untuk memulai operasi dan menghasilkan daya listrik tanpa bergantung pada sumber listrik eksternal…

Baca Detail »

Bus Differential Protection

Bus Differential Protection adalah skema proteksi utama yang melindungi busbar di gardu induk dan pembangkit listrik. Ia bekerja dengan membandingkan…

Baca Detail »

Distance Protection Relay

Distance Protection Relay adalah relai proteksi yang bekerja berdasarkan impedansi saluran untuk mendeteksi dan mengisolasi gangguan di sistem tenaga listrik.…

Baca Detail »

Generator Step Up Transformer (GSU)

Generator Step Up Transformer (GSU) adalah transformator daya berkapasitas besar yang berfungsi menaikkan tegangan listrik keluaran generator pembangkit (misalnya 15…

Baca Detail »

Governor Control System

Governor Control System adalah sistem kendali otomatis yang mengatur kecepatan putar dan daya keluaran turbin pada pembangkit listrik untuk menjaga…

Baca Detail »

Heat Rate Performance

Heat Rate adalah parameter efisiensi termal pembangkit listrik yang mengukur konsumsi energi panas (bahan bakar) untuk menghasilkan satu unit energi…

Baca Detail »

Isolated Phase Busduct (IPB)

Isolated Phase Busduct (IPB) adalah sistem konduktor berinsulasi gas yang dirancang untuk menyalurkan arus listrik sangat besar dari generator ke…

Baca Detail »

Non Spinning Reserve

Non-Spinning Reserve adalah kapasitas pembangkit listrik yang dapat disiapkan dan disinkronkan ke sistem dengan cepat (biasanya dalam 10-30 menit) untuk…

Baca Detail »

Power Factor Correction

Power Factor Correction (PFC) atau Koreksi Faktor Daya adalah teknik untuk meningkatkan faktor daya (cos φ) dengan mengurangi daya reaktif…

Baca Detail »

Reactive Power Compensation

Reactive Power Compensation adalah teknik untuk mengatur daya reaktif (VAR) dalam sistem kelistrikan guna meningkatkan stabilitas tegangan, efisiensi transmisi, dan…

Baca Detail »

Spinning Reserve Margin

Spinning Reserve Margin adalah kapasitas pembangkit listrik yang tersinkronisasi dengan sistem dan siap langsung digunakan untuk menanggapi fluktuasi beban atau…

Baca Detail »

Station Service Transformer (SST)

Station Service Transformer (SST) adalah trafo daya khusus yang menyediakan daya listrik untuk peralatan bantu (auxiliary) di dalam pembangkit listrik…

Baca Detail »

Unit Auxiliary Transformer (UAT)

Unit Auxiliary Transformer (UAT) adalah trafo khusus yang menyediakan daya listrik untuk peralatan bantu (auxiliary) di dalam pembangkit listrik atau…

Baca Detail »

PLTU

PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) mengubah energi kimia bahan bakar (batu bara, gas, minyak) menjadi listrik melalui siklus Rankine. Bahan…

Baca Detail »

12 Pembangkit Utama Indonesia

PLTU Paiton

  • Probolinggo & Situbondo, Jawa Timur
  • 4608 MW
  • PT PLN Nusantara Power, PT Paiton Energy, PT Jawa…
  • Beroperasi
Detail »

PLTU Suralaya

  • Pulomerak, Cilegon, Banten
  • 3440 MW
  • PT Indonesia Power
  • Beroperasi
Detail »

PLTU Batang

  • Ujungnegoro, Kab. Batang, Jawa Tengah
  • 2000 MW
  • PT Bhimasena Power Indonesia
  • Beroperasi
Detail »

PLTU Jawa 7

  • Kab. Serang, Banten
  • 2100 MW
  • PT SGPJB (Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali)
  • Beroperasi
Detail »

PLTU Tanjung Jati B

  • Jepara, Jawa Tengah
  • 1320 MW
  • PT PLN Nusantara Power
  • Beroperasi
Detail »

PLTU Cirebon 1 (Jawa-1)

  • Desa Kanci, Kab. Cirebon, Jawa Barat
  • 660 MW
  • PT Cirebon Electric Power
  • Beroperasi
Detail »

PLTU Cirebon 2

  • Kab. Cirebon, Jawa Barat
  • 1000 MW
  • PT Cirebon Energi Prasarana
  • Beroperasi
Detail »

PLTU Sumsel-8 (Tanjung Lalang)

  • Desa Tanjung Lalang, Muara Enim, Sumatera Selatan
  • 1320 MW
  • PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP)
  • Beroperasi
Detail »

PLTU Indramayu

  • Kab. Indramayu, Jawa Barat
  • 990 MW
  • PT PLN Nusantara Power
  • Beroperasi
Detail »

PLTU Rembang

  • Kab. Rembang, Jawa Tengah
  • 630 MW
  • PT PLN Nusantara Power
  • Beroperasi
Detail »

PLTU Tanjung Awar-Awar

  • Tuban, Jawa Timur
  • 700 MW
  • PT PLN Nusantara Power
  • Beroperasi
Detail »

PLTU Pacitan

  • Pacitan, Jawa Timur
  • 630 MW
  • PT PLN Nusantara Power
  • Beroperasi
Detail »

Artikel Terbaru

Investasi PLTS Atap Perusahaan: Bagaimana memulainya?

Investasi PLTS Atap Perusahaan: Bagaimana memulainya?

Optimalkan investasi PLTS atap perusahaan untuk efisiensi biaya energi. Pahami regulasi terbaru & m…

15 Mar 2026

Baca artikel »
Mekanisme Power Purchase Agreement Indonesia & Aturan PJBL Terbaru

Mekanisme Power Purchase Agreement Indonesia & Aturan PJBL Terbaru

Panduan lengkap mekanisme Power Purchase Agreement (PPA) atau PJBL di Indonesia. Pelajari tahapan k…

15 Mar 2026

Baca artikel »
Skema Bisnis IPP Pembangkit Listrik: Panduan Investasi dan Regulasi

Skema Bisnis IPP Pembangkit Listrik: Panduan Investasi dan Regulasi

Pelajari skema bisnis IPP pembangkit listrik di Indonesia. Analisis peluang RUPTL, struktur PPA, mo…

15 Mar 2026

Baca artikel »
Panduan Studi Kelayakan Proyek Pembangkit Listrik dan Izin 2026

Panduan Studi Kelayakan Proyek Pembangkit Listrik dan Izin 2026

Pelajari regulasi studi kelayakan proyek pembangkit listrik terbaru 2025. Pastikan kepatuhan IUJPTL…

15 Mar 2026

Baca artikel »
Syarat CV dan Legalitas Usaha Jasa Listrik Lengkap 2025

Syarat CV dan Legalitas Usaha Jasa Listrik Lengkap 2025

Pahami syarat CV untuk jasa penunjang tenaga listrik dan pengurusan IUJPTL terbaru. Pastikan legali…

31 Dec 2025

Baca artikel »
Persyaratan Membuat PT untuk Usaha Jasa Ketenagalistrikan

Persyaratan Membuat PT untuk Usaha Jasa Ketenagalistrikan

Pahami persyaratan membuat PT jasa ketenagalistrikan terbaru 2025. Panduan IUJPTL, NIB, dan regulas…

30 Dec 2025

Baca artikel »