DCS/SCADA
DCS (Distributed Control System) dan SCADA mengelola kontrol proses dan pengawasan pembangkit listrik. DCS mengontrol ribuan loop secara real-time; SCADA menyediakan visualisasi dan akuisisi data. Standar industri untuk otomasi pembangkit.
Fungsi dan Arsitektur
DCS mengelola kontrol proses pembangkit secara terdistribusi: suhu, tekanan, aliran, level, kecepatan, dan parameter lain. Ribuan loop kontrol berjalan real-time dengan redundansi tinggi untuk mencegah downtime. Failure satu node tidak menghentikan operasi keseluruhan.
SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) menyediakan layer pengawasan: visualisasi HMI, alarm, trending, dan akuisisi data historis. Operator mengawasi dan mengendalikan pembangkit melalui antarmuka SCADA. Data dapat diintegrasikan dengan Plant Information Management System (PIMS) untuk analitik.
Standar komunikasi meliputi OPC, Modbus, Profibus, dan IEC 61850 untuk integrasi dengan relay proteksi dan sistem elektrik. DCS terhubung ke turbin, boiler, HRSG, pompa, katup, dan peralatan auxiliari. Sistem keselamatan (SIS) dapat terintegrasi untuk proteksi kritis.
Principal seperti Emerson (Ovation), Honeywell (Experion), Yokogawa (CENTUM), ABB (800xA), dan Mitsubishi (DIASYS) menyediakan platform DCS untuk pembangkit. Pemilihan berdasarkan rekam jejak, dukungan lokal, dan kemudahan integrasi.
Layanan SIUJPTL.co.id
10 Pembangkit Utama Indonesia
PLTU Paiton
- Probolinggo & Situbondo, Jawa Timur
- 4608 MW
- PT PLN Nusantara Power, PT Paiton Energy, PT Jawa…
- Beroperasi
PLTU Batang
- Ujungnegoro, Kab. Batang, Jawa Tengah
- 2000 MW
- PT Bhimasena Power Indonesia
- Beroperasi
PLTU Jawa 7
- Kab. Serang, Banten
- 2100 MW
- PT SGPJB (Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali)
- Beroperasi
PLTU Cirebon 1 (Jawa-1)
- Desa Kanci, Kab. Cirebon, Jawa Barat
- 660 MW
- PT Cirebon Electric Power
- Beroperasi
PLTU Sumsel-8 (Tanjung Lalang)
- Desa Tanjung Lalang, Muara Enim, Sumatera Selatan
- 1320 MW
- PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP)
- Beroperasi