PLTA
PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) memanfaatkan energi potensial air untuk menghasilkan listrik. Turbin Francis, Kaplan, atau Pelton menggerakkan generator. Efisiensi tinggi (85–95%), tanpa emisi operasional, cocok untuk base load.
Prinsip dan Jenis Turbin
PLTA mengonversi energi potensial dan kinetik air menjadi listrik. Air dari waduk atau sungai dialirkan melalui penstock ke turbin; tekanan dan kecepatan air memutar runner. Turbin dikopel dengan generator. Tidak ada pembakaran, sehingga tanpa emisi CO2 operasional.
Turbin Francis untuk kepala menengah-tinggi (20–300 m), turbin Kaplan untuk kepala rendah, turbin Pelton untuk kepala sangat tinggi. PLTA waduk dapat mengatur pembangkitan; run-of-river mengikuti debit sungai. Pumped storage menyimpan energi dengan memompa air ke waduk atas saat beban rendah.
Indonesia memiliki potensi hidro besar: Waduk Cirata, Saguling, Asahan, Batang Toru, Poso, dan banyak sungai lainnya. PLTA berkontribusi terhadap bauran energi terbarukan nasional. Proyek PLTA memerlukan izin sumber daya air, AMDAL, dan IUJPTL.
Principal menyediakan turbin air, generator hidro, governor, dan sistem kontrol. Voith, GE, Andritz, Toshiba, Dongfang Electric merupakan pemasok utama turbin hidro global.
Layanan SIUJPTL.co.id
10 Pembangkit Utama Indonesia
PLTU Paiton
- Probolinggo & Situbondo, Jawa Timur
- 4608 MW
- PT PLN Nusantara Power, PT Paiton Energy, PT Jawa…
- Beroperasi
PLTU Batang
- Ujungnegoro, Kab. Batang, Jawa Tengah
- 2000 MW
- PT Bhimasena Power Indonesia
- Beroperasi
PLTU Jawa 7
- Kab. Serang, Banten
- 2100 MW
- PT SGPJB (Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali)
- Beroperasi
PLTU Cirebon 1 (Jawa-1)
- Desa Kanci, Kab. Cirebon, Jawa Barat
- 660 MW
- PT Cirebon Electric Power
- Beroperasi
PLTU Sumsel-8 (Tanjung Lalang)
- Desa Tanjung Lalang, Muara Enim, Sumatera Selatan
- 1320 MW
- PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP)
- Beroperasi